Minggu, 07 September 2014

Lomba Menulis Cerpen Remaja DL 20 September 2014

Lomba Menulis Cerpen Remaja bertema “Ini Aku Ini Hidupku” RADITEENS PUBLISHER DL 20 September 2014 PJ Isna Nurul

Terkadang hidup membuat kita harus menuruti kemauan orang-orang yang ada di sekitar. Menuntut kita harus begini atau begitu. Memaksa kita harus mengatakan “iya” untuk sesuatu yang memburukkan kita, sesuatu yang tidak kita mau. Padahal, hidup adalah hak perseorangan, dan seharusnya, mereka tau, bahwa kita yang lebih tau apa yang terbaik buat diri kita sendiri. Terkadang, kita butuh keberanian untuk mengatakan “tidak”. Butuh keberanian untuk menutup telinga rapat-rapat dari amarah, gosip, dan cemoohan orang. Dengan berani memegang teguh pendirian dan sesuatu yang menurut kita benar. 
Daripada cuma dipendam dalam hati,yuk ceritakan kisah perjuanganmu melindungi komitmen yang kau pilih. Dan inspirasikan kepada semua orang, untuk dapat memegang teguh pendirian. Syarat dan ketentuan:
  1. Bergabung di Grup Kepenulisan“Write With Love” dan berteman dengan akun Facebook PJ Event yakni Isna Nurul ( https://m.facebook.com/nha.unyuunyu1?ref_component=mbasic_home_header&ref_page=XNotesPermalinkController ) dan penerbit Raditeens Publisher
  2. Like Fanspage Raditeens Publisher
  3. Cerpen ditulis dalam format Ms.Word, A4, TNR font 12 spasi 1,5 margin normal, 4-5 halaman, sudut pandang orang pertama (aku/saya)
  4. Sertakan biodata singkat yang berisi nama asli/nama pena, akun Facebook, dan tempat tinggal.
  5. 1 peserta maksimal mengirim 2 cerpen.
  6. Kirim naskah ke e-mail: cra.raditeens@gmail.com dalam bentuk lampiran, bukan di badan email.   
  7. Subjek dan Nama File: CR_judul _nama penulis (perlu diperhatikan, karena kesalahan banyak terletak disini) 
  8. Deadline: 20September 2014, pukul 23.59 WIB
  9. Naskah merupakan karya asli penulis, tidak mengandung unsur SARA, dll.
  10. Copas info ini ke note FB peserta dan tag ke minimal 15 teman FB,termasuk PJ Event
  11. Pengumuman peserta yang lolos selambatnya dua minggu setelah deadline dan diinfokan di Grup Kepenulisan“Write With Love”
  12. Update peserta bisa dilihat diGrup Kepenulisan “Write With Love”
  13. Naskah terpilih akan dibukukan (menyesuaikan), jadi akan dilakukan seleksi demi menjaga kualitas karya.
  14. Segala pertanyaan, inbox PJ Dan dari karya terpilih yang lolos untuk dibukukan, nantinya akan dipilih kembali 2 peserta dengan karya terbaik yang akan mendapatkan : 

1. Terbaik1 mendapatkan Voucher Penerbitan senilai Rp.150.000 (tidak dapat diuangkan) Pulsa25.000 e-sertifikat

2. Terbaik2 mendapatkan Voucher Penerbitan senilai Rp.100.000 (tidak dapat diuangkan) Pulsa 20.000 e-sertifikat

3. Semua kontributor terpilih nantinya akan mendapatkan e-sertifikat

Baiklah, kami tunggu karya-karya terbaik kalian. Jangan nunggu deket-deket deadline yah, segera kirimkan karyamu. Kalaubisa sekarang, kenapa harus nanti. ^_^

Grup Kepenulisan Write With Love,

Keep Silent, Write the Best

Isna Nurul

Lomba Menulis Blog

Lomba Menulis Blog

Lakupon

Tema Tulisan:
"Lakupon Daily Deals Voucher Kupon Diskon Belanja Terbaik & Termurah Jakarta, Indonesia"

Lomba ini berlangsung sampai batas waktu deadline:  24 September 2014


HADIAH:

Pemenang I: Uang Tunai Sebesar Rp 1.300.000,-
Pemenang 2: Uang Tunai Sebesar Rp 1.000.000,-
Pemenang 3 : Uang Tunai Sebesar Rp 700.000,-

50 PENDAFTAR PERTAMA MENDAPATKAN HADIAH LANGSUNG  LaKredit Senilai Rp50.000

Syarat Lomba:
  •     Share Banner dan Komen “Saya Mau” atau “Saya Mau Banget” di Facebook (https://www.facebook.com/lakuponku/photos/a.396131080397294.103519.285341864809550/870262452984152/?type=1&theater)
  •     Like & Share Banner Kontes ini di Wall Facebookmu
  •     Buat review berkualitas (lihat syarat dan ketentuan)
  •     Isi Form pendaftaran di http://form.jotform.me/form/42318139561454

SYARAT DAN KETENTUAN:

1. Peserta menulis sebuah artikel berjudul bebas, namun berkaitan erat dengan Tema : "Lakupon Daily Deals Voucher Kupon Diskon Terbaik & Termurah Jakarta" yang mereview tentang lakupon.com

 Contoh Judul Artikel
  •     Dapet Voucher Diskon Besar Setiap Hari Hanya di Lakupon.com
  •     Belanja Online Diskon Besar tanpa perlu repot hanya di Lakupon.com
  •     Ayo bergabung Jadi Member Lakupon, Dapatkan Diskon sd 90% !
  •     Pengalaman berbelanja Online Tak Terlupakan di Lakupon.com
  •     Pengen disayang Pacar? Kasi Promo Diskon Belanja Lakupon.com Aja!
  •     Cara Cepat Bikin Seneng Calon Mertua : Kasih Voucher promosi Diskon Belanja Dari Lakupon !

2. Peserta wajib share artikel nya di FB, Twitter & akun Gplus dengan hashtag : #lakupon #dailydeals #diskon #murah
3. Peserta hanya boleh mendaftarkan 1 URL Blog
4. Artikel yang diikutsertakan dalam lomba belum pernah dipublikasikan sebelumnya
5. Peserta wajib melakukan pendaftaran melalui link yang diberikan panitia
6. Peserta bukan karyawan maupun anggota keluarga karyawan lakupon.com
7. Peserta harus menjadi member Lakupon.com terlebih dahulu
8. Blog dibuat dan dikelola oleh Warga Negara Indonesia
9. Tidak ada batasan peserta pada pekerjaan, kemampuan menulis, ataupun tema blog pribadi peserta
10. Yang menjadi point penilaian terbesar adalah kualitas dan isi artikel yang diikutsertakan dalam lomba
11. Artikel yang diikutsertakan menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dapat menjadi konten pelengkap
12. Artikel harus menggunakan bahasa yang menarik dan komunikatif dengan alur yang mudah dimengerti
13. Konten artikel tidak boleh mengandung unsur pornografi, pornoaksi, dan SARA, serta bukan hasil plagiat
14. Panjang tulisan minimal 700 kata
15. Di dalam artikel yang diikutsertakan harus memuat link
    http://Lakupon.com (Naked Url)
    Anchor Text : Kupon, Diskon, Promo. Voucher

16. Artikel yang menjadi penilaian adalah artikel yang diposting dalam jangka waktu pelaksanaan lomba, yaitu dari tanggal Kewajiban
17. Peserta wajib mencantumkan ofisial banner Lakupon.com di halaman utama atau sidebar blog


18. Peserta wajib menambahkan link http://Lakupon.com sebagai teman di blogroll dengan nama “Promosi Kupon Voucher Diskon Belanja Online Murah”
19. Peserta wajib like, ShareFacebook dan follow twitter Lakupon.com
20. Blog yang boleh mengikuti lomba harus sudah memiliki minimal 20 posting/tulisan
21. Setiap artikel yang diikutsertakan dalam lomba harus diberikan link di sidebar blog agar mudah dalam pencarian


PENJURIAN
  •     Para pemenang akan dipublikasikan di http://lakupon.com/blogkontes pada tanggal 1 Oktober 2014
  •     Keputusan dewan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

KRITERIA PENILAIAN

40% Konten/kualitas, dengan kritera :
  •     Tulisan bisa mendorong pembaca untuk berkunjung website lakupon.com
  •     Kreativitas Tulisan
  •     Topik bebas, tapi memiliki 1 topik utama
  •     Kualitas tulisan yang diposting
  •     Kesesuaian dengan tema, syarat, dan ketentuan lomba
  •     Pelaksanaan kewajiban peserta lomba
  •     Orisinalitas artikel yang dimuat
  •     Kreatifitas dan konsep serta ide yang membangun
  •     Kemudahan pencarian lokasi di blog

20% Gambar
  •     Gambar produk
  •     Gambar company profile
  •     Lain lain

20% Pengenalan akan Lakupon.com
  •     Sisi pengenalan akan lakupon.com diluar company profile akan menjadi nilai tambah
  •     Aktivitas Lakupon.com diluar dari sisi e-commerce

20% Pengalaman berbelanja di lakupon.com
  •     Ceritakan pengalaman anda berbelanja di Lakupon.com
  

Salam Blogger Indonesia
Panitia Blog Kontes Lakupon.com
Email: blogkontes@lakupon.com
Jl. RP Soeroso No. 22 Gondangdia Lama Cikini
Menteng Jakarta Pusat 10330
Indonesia
Telp: (021) 3901246
Fax: (021) 3901247

Kontak:
http://lakupon.com/blogkontes
Twitter: @lakupon

Rabu, 03 September 2014

FF-Mari Menari!



Mari Menari

Selamat datang di jalan ini. Di sini ada kegembiraan yang tak sudah. Jangan berharap kembali karena kau tidak bisa memutar arah. Silakan saja bila ingin terus berjalan. Sayangnya di depan adalah jalan buntu.

“Menarilah, Sayang. Kita tandaskan kegelisahan kita. Menari, ya, menari.”

Kami menari sepanjang waktu. Tak pernah ada perselisihan. Tak pernah ada tangisan. Di sini, kami semua sama. Sama-sama dibuang dari dunia.

“Aku ada di mana?” tanyamu ketika sampai di gerbang jalan ini.

“Mari kita menari!” sambut kami.
“Apa maksud kalian? Aku di mana?” kamu makin sangsi melihat kami semua.
“Tak ada pertanyaan di sini. Mari menari! Di suasana remang bersama batu dan debu jalanan. Mari menari! Tandaskan derita di hati kita.”

Kami menari diiiringi musik di hati sendiri. Sedang kamu begitu ragu menggerakkan badan mungilmu. Padahal telah kami jelaskan yang larangandi sini. Kesangsian.

“Mengapa kau diam saja? Mari menari!”
“Tapi, aku tak pandai menari.”
“Tak usah ragu! Menarilah! Keluarkan semua perasaanmu.”

Kita pun menari. Diiringi musik di hati sendiri. Riang. Tenang.
Jalan buntu ini makin ramai. Didatangi oleh mereka yang terbuang dari dunia. Pada akhirnya menjadi sampah belaka. Begitu juga aku, kamu, mereka juga debu dan batu-batu itu. Kita semua dibuang dunia yang kotor.

“Aduh!” kamu mengaduh. Suatu benda aneh jatuh menimpamu.
“Tenanglah! Kamu akan terbiasa dengan hal itu. Menemukan benda-benda aneh. Mari kita sudahi menari. Kita garis-garisi nasib kit di tembok itu.”

Aku  menarik tanganmu. Memebawamu ke sisi jalan buntu ini. Mencoret-coret dinding layaknya anak kecil. Namun, tak perlu khawatir di sini tak akan yang melarangmu.
Makin ramai makin damai. Ayo kita tandaskan derita kita. Kamu sudah terbuai di sini. Dalam kegembiraan yang tak sudah. Seperti aku baca dari matamu.

“Aku senang di sini. Kalian begitu hangat menyambutku tapi, aku ingin pergi.”
“Tak ada yang bisa pergi dari sini. Tinggallah di sini kita menari dan menggaris-garis nasib bersama. Kita semua telah buang. Aku yang dilempar dari pinggir jalan. Juga harus hidup di tempat yang tidak ada orang menyukaiku.”
 “Benar. Aku pun diusir dari tempat sampah. Namun, aku harus pergi!”
“Tidak ada yang bisa pergi! Hendak ke mana dirimu? Tidak ada yang mau menerimamu. Bahkan tempat ini pun banyak orang yang menghilangkannya,” ucapku yang melanggar peraturan tentang kesangsaian.

Ingin aku selami perasaanmu itu. Agar kamu tahu betapa kami ingin kamu di sini. Hanya beberapa menit, kita saling bersidiam, di tengah mereka yang menari.

“Aku ingin pergi!”

Tiba-tiba kami melihat seberkas cahaya atau apapun namanya. Satu hal juga yang tak pernah ada di sini. Muncul gempa yang sangat kuat. Kami pun berhenti menari. Gempa itu makin kuat. Terlihat benda besar yang aneh menutup gerbang jalan ini.
Kami menangis sejadi-jadinya. Berharap agar tempat ini tetap ada. Kami terasa diangkat.  Seketika aku tak sadar.

***

Aku pun terbangun. Aku lihat tempat kami berada dalam ruang bening. Dipegang oleh orang berbaju putih.

“Usus buntu anak Ibu sudah kami angkat. Mulai sekarang perhatikan apa yang anak Ibu makan,” ucap pria itu.
 “Kita dibuang kembali. Dan, keinginanmu untuk pergi bisa terkabul.”
Kamu tersenyum manis. Semetara kami di sini menangis.

 >>>>>>>>>>><<<<<<<<<<


Apakah kalian mengerti? Mungkin terlalu aneh, ya? Terima kasih sudah membaca.
Ohiya, ini FF pernah dipublikasikan di akun bukumuka ^.^ 

TIGA (SOK) PUISI



 Puisi Bisik

Lewat telinga kananmu, kubisiki kau rindu
                menjelma terang di degup jantungmu
                dan jantungku.

Dengan bahasa kita tersendiri
                aku nyanyikan sebuah tembang tengah hari
                yang  mengiringmu dari jalanan sunyi.

Mari, O, cinta
                kita tandaskan, setandas-tandasnya
                keraguan yang melagu di jiwa.

Bukankah percintaan ini harus kita syukuri?
Masih perlukah kau bergaul dengan siapa-siapa yang asing?

Lewat telinga kirimu, kubisiki lagi kau rindu
                menjelma pintu terkunci
                agar takada rindu lain
                di telingamu.
               
Bandung, 6 Mei 2014
                 20:50





 Namamu


Ingin kucatat namamu lagi
                pada tanah yang kian merekah
                pada petak menjelma retak.

Ingin kucatat rinduku lagi
                dengan tinta darah hatiku
                di atas bola dadamu.

Sebab telah aku mengerti.
Sebuah rahasia dari nama.

Membungkusimu sebagai ratna yang pendar,
                dalam mataku.

Ingin kucatat namamu sekali lagi
                sebelum namaku tercatat
                pada batu nisan.

Bandung, 6 Mei 2014
 21:01



Percintaan Sunyi

Marilah kita syukuri sebuah percintaan sunyi ini
Lalu melangkahkan kekosongan yang tak terduga
Pada jalan hingga lorong yang mekar
Sembari memungut-munguti nasib

Sedang jalanan telah menjadi pertikaian bagi keringat
Menggoreskan sebuah sajak cinta kita

Untuk apa kita sesali percintaan sunyi ini
Kita bersajak bagi kejaran duka dan dusta
Sedang bayangan kita berdekapan
Aku hanya bersujud sendu
Memohon restu pada Sang Satu

Tak perlu disesali
Percintaan kita yang sunyi
Setidaknya kita telah tahan berjalan terseok di jalanan
Juga mendapat timbunan tawakal

Bandung, 5 Mei 2014
22:07

PEMBUKA

Hi Dunia Maya!

Sebenarnya saya sudah cukup lama berkenalan dengan dunia maya. Waktu itu kelas VII SMP, saya pertama kali mencoba berkenalan dengan dunia maya. Ya, itu karena persyaratan sebuah lomba. Padahal sebelumnya aku malas buat akun di dunia maya.
Kalau diingat, dunia maya beri banyak hal untuk saya. Pertama, dunia maya banyak memberi saya PULSA. PULSA. PULSA. Hehehe.... Sebagai remaja pulsa kayaknya sudah jadi kebutuhan. Ya, kalau HP canggih gak ada pulsa sama saja tak terpakai. Pulsa ini saya dapatkan dari mengikuti kuis-kuis dan lomba yang diadakan di dunia maya. Awalnya iseng-isengdan ga kepikiran untuk menang. Eeh, tahunya, menang. Menang pulsanya juga tidak sekali, dua kali, BANYAK. YUHUUUUUU
Lalu berkat dunia maya, saya dapatkan banyak teman. Klise memang. Namun, benar adanya dunia maya buat saya punya teman dari seluruh nusantara sampai luar negeri dan luar angkasa(eh?). Sifatnya macam-macam pula.
Dunia maya juga membbuat nama saya tercantum dalam buku-buku. wiiiidddiiiihhh. Bisa saya tunjukkan ke anak-cucu saya. Umur bisa tua, tapi narsis tetap ada. Heheheh
Banyak banget pemberian dunia maya. Kalau saya terangin atu-atu nanti kalian pada tidur, akibat membaca tulisanku yang halus ini(narsis kumat!)

Hi BLOG!

Kalau Blog sendiri saya baru kenalan. Juga malas buat kenal ma dia(ditimpuk blog). Tapi, gegara sebuah keharusan dari sekolah, saya kenalan deh.
Lalu masalah nama blog ini??? Saya juga gak tahu tuh. Asal aja diberi nama heheh.
Ya sudah deh, sudah. Terima kasih udah berkunjung. Dadahh